Menetap dan Teguhlah

Yang tampak benar belum tentu baik
Yang tampak baik belum tentu benar

Pun..

Yang tampak salah belum tentu buruk
Yang tampak buruk belum tentu salah

Semoga Allah tunjukkan
Semoga Allah kuatkan

Ketetapan
Keteguhan

Depok, 7 Juli 2015

Semua Penulis Akan Mati

Untitled

 

Mahluk bernyawa dan benda tak bernyawa pun akan mati
Hewan tumbuhan kan binasa
Piring gelas akan pecah
Angin akan menggulung dan hilang
Gunung akan terbang dan porak poranda

Manusia, juga kan mati
Karena hidup ini pun tentang memilih cara mati
Maka carilah cara mati yang bisa kau banggakan di akhirat nanti

Jakarta Timur, 4 Juli 2015

Selalu Ada

Selalu ada masa-masa dimana tiba-tiba kau tak tahu bagaimana ia bermula. Sehingga pada saat sampainya, saat ini juga, terjadi sedemikian rupa, kau tak tahu harus berbuat apa.
Akhiri saja, atau terima?

Parameternya selalu sama. Apakah ia membuatmu nyaman dihadapan-Nya, atau malah kesulitan untuk memalingkan wajah, hanya kepada-Nya saja. Tanya.

Harta. Tahta. Wanita.

Rumah, 1 Juli 2015

Kurasa

Kau tahu, kurasa semua orang itu harus bisa jadi pembohong. Minimal, dia harus mampu membohongi dirinya sendiri. Misalnya, harus bisa berpura-pura tidak peduli.

Dan itu sama sulitnya dengan harus jujur tentang pedulimu.

Kurasa…

Depok, 30 Juni 2015

 

Lagipula

1
Lagi pula, meski aku tidak berbicara
Ku tahu tulisan ini pasti akan kau baca
Tentang apa yang aku rasa
Apakah itu kecewa, atau justru semakin cinta

2
Lagi pula, sudah pelajaran lama tentang cinta
Bukan bicara tentang harus bersama
Toh, setiap rencana sudah pernah tertulis sebelumnya
Mengenai perasaan yang ada, ah sudah biasa

3
Lagi pula, penyesalan cinta bicara tentang memaksa
Jika terpaksa, itu berbeda cerita
Jika tujuannya untuk melanjutkan rencana dari perencana
Nanti lama-lama juga cinta

4
Lagi pula, jika aku jatuh cinta
Aku akan selipkan namamu dalam doa
Bukan supaya kita bersama
Tapi semoga kita selalu saling  mendoa

Rumah, 27 Juni 2015

Cerita Tapak-Tapak Kaki

1
Kita tidak pernah sepakat,
Oh matahari, oh embun, oh buih
Kemana perginya pengalaman itu?
Aku lanjutkan perjalanan

2
Ini batuan pasir yang tak pernah kulihat sebelumnya
Ia telah sampai sini
Aku lihat kebelakang
Semuanya mengecil, tampak kerdil

3
Ini rerumput dengan jejak kaki
Entah siapa, tapi aku tahu aromanya
Kemana ia kini sudah bukan perkara
Karena namanya sudah baik-baik kujaga

4
Ini perahu kayu tanpa dayung
Lubang kecil, sangat kecil, tapi menenggelamkan
Aku tidak mencari lagi
Aku menyelamatkan diri

Depok, 27 Juni 2015

Untuk Diriku

Diriku,
Dua dekade lebih aku menemanimu
Langkahmu, tangismu, kekonyolanmu
Kadang kumengerti mengapa begitu
Tapi lebih banyak tidak

Tak apa
Kutahu kau sedang tumbuh
Ini prosesmu, aku tak ingin menyalahkanmu
Dewasalah dengan caramu
Belajarlah
Hadapilah

Ingatlah,
Sekuat apapun kau berencana
Selalu ada rencana yang sudah dipersiapkan sebelum kau ada
Kau hanya harus selalu melangkah

Diriku,
Kau terlelap? Ya, Lelah memang, mengikuti mau
Karena akupun, sampai saat ini tidak tahu
Apakah kau merasakan keberadaanku

Depok, 27 Juni 2015

Sudahlah

Manusia mau yang susah
Mau yang tidak mudah
Tapi jika sudah payah
Ia kehilangan Arah

Marah,

Diberi mudah
Mereka ogah
Tapi jika dibuat menyerah
Mereka pasrah

Lalu dimana yang salah?

Rumah, 27 Juni 2015

Hei Kamu, Manusia

Hei, kamu, manusia, jangan berdiri di pintu itu.
Aku mau lewat.
Hari sudah terang.

Hai, kamu , manusia, jangan berdiri di pintu itu.
Aku mau tutup pintunya.
Hari sudah petang

Kuberitahu, pintu rumahku itu hanya satu.
Tak pernah kukunci karena ini rumahku sendiri
Aku tak ingin terkunci

Oleh karenanya, bertamulah jika ingin bertamu, beritahu
Oleh karenanya, menetaplah jika ingin menetap, kuberitahu
Depok, 27 Juni 2015

Tulisan Keluhan

 

Selamat datang dimana eranya adalah era saling menghinakan demi hiburan
Era dimana yang berperasaan dinilai sebagai sebuah kekurangan
Dan kurang kekinian

Bung Pram, lihat kami disini
Bukan pada zamanmu mungkin Bung
Kami berkumpul untuk kami

Tidak ada lagi kubaca tulisan muda
Yang ada hiburan, gambar makanan dan orang kasmaran
Aku ingin yang lain, yang membicarakan tentang hidup

Bukan salinan-tempel petikan kata bijak
Juga bukan gurauan yang dijadikan lagu-laguan
Bukan tentang keramaian

Ah, apalah aku ini
Maafkan
Ini hanyalah tulisan keluhan

Depok. 27 Juni 2015