Macam-Macam Label Vegetarian Sebagai Alternatif Makanan Muslim di Taiwan

Logo halal tidak selalu sama karena negara yang menerbitkannya berbeda-beda

Logo halal tidak selalu sama karena negara yang menerbitkannya berbeda-beda

Taiwan ternyata merupakan negara yang memiliki aturan pelabelan makanan vegetarian terbaik sedunia. Bahkan dulu saya pernah nonton di salah satu videonya Naz Daily yang menyebutkan bahwa Taiwan adalah negara dengan restoran untuk vegetarian terbanyak di dunia.

Sebagai Muslim, memakan makanan halal adalah satu bentuk ketaatan kepada Allah. Oleh karena itu, saat kita tinggal di Taiwan (yang notabene tidak semua produknya memiliki label halal seperti di Indonesia), haruslah lebih cermat dalam memilih jenis makanan yang dikonsumsi.

Terkadang logo halal tertutup oleh plastik

Terkadang logo halal tertutup oleh stiker tulisan mandarin

Beruntung punya banyak teman-teman dari Indonesia yang peduli dengan kehalalan makanan ini. Info berikut, saya himpun juga dari Organisasi Salimah di Taiwan dan Forum Mahasiswa Muslim Taiwan atau FORMMIT. Dulu awal saya datang ke Taiwan sih super bingung karena mata harus cermat nyari label halal ada di mana dan bentuknya pun beda-beda. Alhasil beberapa minggu pertama betul-betul hanya membeli produk dengan label halal.

SIMBOL ATAU KARAKTER VEGETARIAN

Kadang juga tertulis seperti ini

Kadang juga tertulis seperti ini : VEGAN

Singkat cerita, akhirnya saya diberi tahu bahwa kita bisa memilih makanan dengan label vegetarian seperti ini : 素. Tidak hanya itu, ada juga jenis-jenis karakter lainnya sebagai berikut ini.

1. Simbol Umum 素

素(dibaca Sù) yang artinya Vegetarian. 食 (dibaca Shí) artinya Makanan. Maka ketika ketemu karakter tulisan mandarin 素食, berarti Makanan Vegetarian. Lambang ini biasanya dipakai untuk simbol restoran vegetarian.

Contoh restoran vegetarian yang ada di Taiwan

Contoh restoran vegetarian yang ada di Taiwan

2. Pakai Variasi keterangan 可, 吃, 用

Contoh foto kemasan lama (sekarang sudah tidak dipakai). Sumber Foto : http://vegantaiwan.blogspot.com/

Contoh foto kemasan lama (sekarang sudah tidak dipakai). Sumber Foto : http://vegantaiwan.blogspot.com/

Kadang tampilannya juga seperti ini, fokusdi karakter paling belakang aja hehe

Kadang tampilannya juga seperti ini, fokus di karakter paling belakang aja hehe

可, 吃, 用 (Ketiga karakter ini bisa diabaikan sebetulnya)
可= kě = bisa/dapat
吃= chī = makan
用= yòng = pakai
食者可吃 = Bisa dimakan vegetarian
食者可用 = Bisa digunakan vegetarian

Kemasan terbaru

Kemasan terbaru

3. 奶素 (Lacto-Vegetarian)

Kesukaan Dhuha, Tinggal Kukus

Kesukaan Dhuha, Tinggal Kukus

奶 nǎi = susu/lacto
Lacto-Vegetarian bisa diartikan sebagai orang yang tidak mengonsumsi produk daging dan telur, kecuali susu. Jadi mereka masih mengonsumsi produk susu seperti keju, susu, maupun yogurt.

4. 蛋素 (Ovo-Vegetarian)

Hampir semua produk dairy ada keterangan seperti ini

Logo kadang ada di belakang, kadang ada di depan

蛋 dàn = telur
Ovo-Vegetarian adalah vegetarian yang tidak mengonsumsi ikan, unggas, daging dan susu, tapi masih mengonsumsi telur. Simbol ini jarang digunakan untuk label makanan.

5. 奶蛋素 (Lacto-Ovo-Vegetarian)

Kalau beli roti juga suka ada simbolnya

Kalau beli roti juga suka ada simbolnya

Sesuai keterangan sebelumnya, artinya vegetarian ini masih mengonsumsi telur, susu, dan produk turunannya. Simbol ini banyak ditemukan di aneka roti dan makanan ringan.

6. 全素 (Vegetarian Sepenuhnya)

Kentang Goreng Frozen

Kentang Goreng Frozen

全 quān = sepenuhnya
Vegan sepenuhnya dan juga tidak mengandung bawang merah/putih, daun bawang,  maupun bumbu yang berbau menyengat. Karena dalam ajaran Buddha dan beberapa kepercayaan, mereka tidak diperbolehkan untuk mengonsumsinya.

Ada juga simbol 純素 yang artinya sama, yakni vegan murni (biasanya juga tidak mengandung bawang). Simbol ini juga sering digunakan.

7. 植物五辛素

Dan ping, makanan penyelamat, cuma ceplok telor aja udah Alhamdulillah banget dah rasanya

Dan ping, makanan penyelamat, cuma ceplok telor aja udah Alhamdulillah banget dah rasanya

Simbol ini memang agak membingungkan karena terdiri dari 5 karakter sekaligus. Karakter ini intinya punya arti bahwa makanan tersebut adalah vegetarian, tapi mengandung 5 bahan (bawang merah, bombay, bawang putih, daun bawang, dst) yang dilarang di beberapa ajaran tertentu seperti Buddha. Simbol ini juga berarti produknya masih ada kemungkinan mengandung produk telur dan atau susu.

Demikian kira-kira simbol yang kalian harus hafalkan atau simpan di handphone, supaya saat belanja bisa sambil dilihat-lihat. Sejak tahu simbol ini, saya sangat senang sekali karena ternyata banyak sekali pilihan makanan di Taiwan yang bisa kita makan tanpa takut mengandung bahan-bahan yang dilarang Allah.

Oh iya, berikut ini saya lampirkan juga link untuk melihat-lihat contoh produk yang bisa dikonsumsi. Katalog ini dirangkum dan disusun oleh FORMMIT dan Salimah Taiwan.

FORMMIT : https://drive.google.com/file/d/1oQ-9-QVkb8BxQ4XB8larKUSPwmCaZxzy/view

SALIMAH TAIWAN : https://www.facebook.com/persaudaraan.muslimah.taiwan/photos/?tab=album&album_id=1395304283880727

CEK KOMPOSISI PRODUK

ada juga trik sederhana untuk mengecek apakah suatu produk halal atau tidak, yakni dengan melihat komposisinya. Biasanya produk yang aman dimakan akan menggunakan minyak-minyak dari bahan nabati (tanaman). Hindari bahan dengan emulsifier, gelatin, fatty acid, lecithin, Lutein, Stearic acid(tanpa informasi tambahan), dan bahan pengental lainnya, karena kemungkinan berasal dari bahan babi.

Jika tulisan mandarin, biasanya saya akan menggunakan aplikasi Google Translate.

Translate komposisi menggunakan Google Translate Images

Translate komposisi menggunakan Google Translate Images

 

ISTILAH BAHAN YANG BERASAL DARI BABI

Babi adalah nama hewan yang dilarang untuk dikonsumsi. Bukan hanya dagingnya, tapi semua bagian dan jenis turunannya. Kadang, sebuah produk tidak menggunakan daging babi sebagai bahannya. Akan tetapi, bisa saja ia menggunakan minyaknya yang ditulis dalam istilah khusus. Oleh karena itu, berikut ini saya berikan informasi lengkapnya tentang nama lain bahan dari babi.

  1. Lard : Lemak Babi (kadang ditulis fat)
  2. Porcine : Kandungan babi (bisa lemak, daging, tulang)
  3. Hog : Istilah babi yang melebihi berat 50 kg
  4. Pork : Daging babi
  5. Swine : Spesies babi
  6. Boar : Babi hutan
  7. Bacon : Daging babi yang dibuat salai (irisan tipis seperti dendeng)
  8. Ham : Paha babi
  9. Sow milk : Susu babi
  10. Pig blood cake : Darah babi beku

Demikian informasi seputar simbol-simbol vegetarian yang harus kamu tahu supaya semakin leluasa kalau mau cari makanan yang muslim-friendly alias boleh dimakan oleh muslim. Semoga Allah meridhai ikhtiar kita ya.

Sumber ngambil dari Booklet Halal buatan FORMMIT

Sumber ngambil dari Booklet Halal buatan FORMMIT

Referensi : http://vegantaiwan.blogspot.com/2009/06/new-vegetarian-labelling-coming-in.html?m=1

Disclaimer : Saya bukan ahli bahasa mandarin. Semua tulisan berdasarkan informasi dari teman-teman di Taiwan, pengalaman pribadi, dan baca-baca blog lain.

Salat Zuhur di Masjid Taichung

IMG_20190511_201452_937 IMG_20190511_201453_002 IMG_20190511_201452_998 IMG_20190511_201452_936 IMG_20190511_201452_936 IMG_20190511_201452_935 IMG_20190511_201452_938 IMG_20190511_201452_935

 

Ini foto beberapa bulan lalu pas ke Taichung. Tapi rasanya kayak udah lama banget, karena apa.. yak.. kalo kata saya efek desain bangunannya, retro banget.

Masjid ini merupakan masjid terbesar di Taichung. Barangkali ini lebih luas jika dibandingkan dengan Masjid Agung Taipei.

Kami mampir pas jam-jam zuhur. Ternyata setiap akhir pekan, masjid ini memang lumayan ramai dengan orang Indonesia yang bekerja di kawasan Taichung, terutama para pekerja pabrik.

Berbeda dengan Masjid Agung yang tidak 24 jam, masjid ini bahkan mempersilahkan kita untuk beritikaf saat hari libur.

Kemarin setelah zuhuran, juga ada kajian-kajian seperti mentoring yang diisi oleh orang Indonesia. Asli, suasananya seperti kita lagi mudik trus mampir buat sholat. Jarang-jarang kan di Taiwan lihat orang salat pakai sarung? mana pas kajian juga pembicara banyak pakai bahasa jawa, hehe. Serasa di Tanah air jadinya.

Taichung, Februari 2019

#catatanditaipei #masjidtaichung #ziarahmasjid

Rainbow Village Taiwan – Itu Tahu Bulat Apa Ngetrip? Dadakan Amat

DCIM100GOPROG0505936.JPG

Benerin jilbabnya dulu nak..

Lha iyak, bayangin aja, kalian jam 10 malem, udah tidur gitu dibangunin dan dapet ajakan buat ngetrip besok paginya. Artinya bada subuh udah kudu siap-siap jalan. Ini kayaknya ngetrip ter-last minute dalam hidup saya, hihi.

Sebenernya rada-rada mager karena emang waktu itu lagi hamil 7 bulanan karena uda sering bolak-balik pengen buang air kecil. Kuatir nanti bentar-bentar minta berenti. Tapi berhubung barengannya bumil beranak 1 batita juga. Yowes, berang-berang makan berkat. Berangkat.

Gaya victory dulu dah!

Gaya victory dulu dah!

Ini foto waktu ke Rainbow Village di Taichung. Jaraknya sekitar 165 km dari Taipei, kurang lebih mirip kayak Jakarta-Bandung lah.

Sebetulnya pas ke Taichung ini kami menclok ke beberapa spot lain bermodalkan referensi yucub. Nanti diceritain di postingan lain ya.

Rainbow Village ini bisa dibilang jadi surganya temen-temen yang suka foto OOTD sih, karena instagramable banget. Super colorful!

Kami sampai di tempat ini jam-jam ashar, cahaya masih oke banget buat foto-foto. Pas nyampe, kita pikir itu bakalan satu kampung dicat begini semua, taunya memang hanya beberapa bangunan rumah aja.

Tempatnya imut, pengunjungnya menyemut. Nggak heran kalo butuh usaha ekstra biar nggak photo boom. Untuk bisa eksplor semua sudut paling hanya dibutuhkan waktu nggak sampai setengah jam. Ada playground juga buat anak-anak, biar nggak boring mereka nungguin emak-bapaknya eksis selfi-selfian.

Ngomong-ngomong. Selama tinggal di Taiwan, baru sekali ini nemu toilet umum yang jorok. Abisan kotor dan bau parah. Diduga karena emang banyak orang sih yang bolak-balik dan mungkin ga ada petugas kebersihan yang standby gitu.

Ini masuknya nggak bayar ya. Trus di luaran ada yang jualan jajanan, jadi emang seru aja sambil angin-anginan sore semeriwing. Rekomen buat nyari oleh-oleh khas karena di sini ada yang jual souvenir-souvenir yang satu tema sama lukisan yang ada di bangunan ini.

Saya sendiri sih emang demen banget ngeliat-liat karya seni model begini. Jadi ceritanya tempat ini tu dulunya kayak komplek veteran gitu. Pertama kali dicat sama veteran bernama Huang Yong Fu.

Karena udah makin lama ditinggalkan sama penghuninya sejak tahun 90-an awal, tahun 2010 pemerintah Taiwan berencana “menghancurkan” desa ini. Sejak denger kabar itu lah, Huang Yong Fu akhirnya mulai mengecat rumahnya dalam rangka melestarikannya.

Waktu itu, cuma beliau satu-satunya veteran yang masih menghuni desa itu. Nggak lama kemudian, ada mahasiswa dari universitas terdekat (Ling Tung dan Hung Kuang) nemuin karya seni beliau.

Mereka membuat petisi kepada walikota Taichung supaya rumah ini bisa terselamatkan. Akhirnya peristiwa ini viral dan jadi tempat wisata yang sayang banget kalau kita nggak kunjungin pas ke Taichung.

Huang Yong Fu pun kini terkenal dengan julukan Bapak Pelangi.

Maaf kurang lengkap foto-foto detailnya karena memang sudah super lelah dan bawaannya pengen selonjoran.

 

Taipei, 6 Mei 2019

[Review] Mencoba Nasi Lemak ala Malaysia di Mooka Cafe Taiwan

Mooka-cafe-taipei-10

Penampakan cafenya dari depan

 

Selama tinggal di Taiwan, saya baru beberapa kali mencicipi makan di restoran berlabel halal. Biasanya kalau bukan restoran Indonesia ya Turki. Kali ini saya mau berbagi pengalaman waktu makan di restoran Malaysia di kawasan Daan, Kota Taipei.

Buat kalian yang lagi jalan-jalan di Taipei, bosen dengan mie-mie-an dan pengen nyobain sesuatu yang beda, boleh nih mampir ke kafe yang satu ini.

Lambang Mooka Cafe

Lambang Mooka Cafe

Menu andalan yang ditawarkan di Mooka Cafe (dibaca : Muka Kafe) ini tentu saja nasi lemak. Bagi yang belum tau nasi lemak, dia kalau di Indonesia ya mirip-mirip nasi uduk/kuning gitu lah. Saya pun penasaran dengan Chicken Spices Lover (Nasi Lemak Ayam) dan Roti Jalanya.

Oh iya, sebelumnya mau disclaimer kalau pada dasarnya saya tipikal yang doyanan ya sama makanan. Jadi biasanya kalau makan di mana juga ya abis-abis aja gitu. Saya juga bukan ahli di bidang cicip-mencicipi, jadi ini murni opini pribadi aja ceritanya mau review kayak ala-ala food blogger gitu 😛 .

Mooka-cafe-taipei-5

Chicken Spices Lover 

nasi lemak

Chicken Spices Lover ini berisi nasi lemak berwarna hijau (dari pandan) dengan ayam goreng berempah, telur ceplok, kangkung rebus, kacang goreng, teri, kerupuk udang , lalapan timun dan sambal. Pas dateng, saya seneng banget karena bener-bener sesuai sama di foto, untuk ukuran porsi menurut ukuran saya sih pas, tidak kurang pun tidak lebih.

Pas cobain nasinya, tekstur nasi cenderung lebih keras dari nasi uduk/kuning yang biasa saya makan. Di lidah saya dia cenderung kering gitu (kurang pulen). Aroma dan warna pandannya pun menurut saya kurang natural, saya sendiri agak kurang sreg dengan aroma manisnya (jadi penasaran ini pakai pandan beneran apa pasta ya, hehe). Overall untuk nasi sih masih oke untuk di makan.

Sayur bagi saya terlalu matang, timun terlalu tipis motongnya dan kurang fresh. Kesemuanya itu tapi untungnya teralihkan dengan rasa ayam goreng rempah dan sambalnya. Saya suka ayam gorengnya karena empuk dan beraroma rempah yang sudah lama tak kurasakan (kangen Depok ya Allah). Oiya, sambalnya bagi saya masih kurang pedes sih (masih lebih pedas sambal abc yang terasi itu).

Kalau suruh nilai, saya kasih 7/10

Roti Jala

roti jala

Menu ini cuma cocok buat kamu yang nggak terlalu lapar dan pengen nyemil-nyemil manja. Tekstur roti jalanya pas. Buat yang belum pernah, pokoknya ini rasanya mirip-mirip kayak kulit dadar gulung gitu deh cuma warnanya kuning. Kuahnya agak encer dan berisi beberapa suwir ayam ukuran sedang.

Rasa kuahnya khas rempah-rempah kayak gulai padang tapi ada taste india-indiaya gitu. Rasanya pasti bakalan lebih enak lagi kalau kental dan disajikan dalam kondisi hangat/panas.

Rating : 7/10

Minuman

Teh tarik kemarin pesan yang es. Sebelumnya pernah icip yang panas, ternyata lebih kental yang panas (mungkin ya karena es itu yang bikin tu teh tarik agak enceran ya)

Milo dinosaur-nya enak, manis gurih dan bubuk milonya berlimpah. Meski berharap gelasnya diperbesar untuk harga segitu hihi.

Rating : 7.5/10

Foto Menu

Foto Menu

Daftar Harga

Daftar Harga

Pro:

  1. Ada foto untuk menu makanannya lengkap dengan penjelasan dalam tiga bahasa : Inggris, Melayu dan Mandarin. Jadi kita udah kebayang itu menu bentukannya bakalan kayak gimana dapetnya.
  2. Air putih gratis dan boleh isi ulang.
  3. Pelayanan ramah.
  4. Dekorasinya melayu banget, udah gitu ada beberapa ornamen yang mengingatkan sama Indonesia kayak kebaya dan batiknya.
  5. Toiletnya bersih dan ada semprotan airnya (nggak perlu bawa botol/gelas deh jadinya).
  6. Mereka nyediain mainan buat anak yang bisa di pinjam gitu di raknya.

Mooka-cafe-taipei-9 Mooka-cafe-taipei-8 Mooka-cafe-taipei-7 Mooka-cafe-taipei-6 Mooka-cafe-taipei-4 Mooka-cafe-taipei-3

Con:

  1. Pelayanan agak lama, ya mungkin karena kemaren juga ada tiga meja yang lagi dilayanin trus orangnya cuma berdua.
  2. Lil bit pricey.
  3. Harus perhatikan jadwal buka mereka lewat media sosialnya karena kadang suka lagi direservasi alias dibooking orang.

 

Instagram : @MookaCafeTaipei
Facebook : Mooka Cafe Taipei
Lokasi : No. 140號, Siwei Road, Da’an District, Taipei City, 106
No. Telp : 02 2325 5582
Jam Buka :
Senin – Tutup
Selasa – Jumat : 11.30 AM – 2.30 PM dan 5:30 PM – 9.30 PM
Sabtu – Minggu : 11.30 AM – 9.30 PM

Ya tapi tetep aja, saya bakalan rekomendasikan sih untuk kalian yang lagi kangen sama masakan melayu. Apalagi di sini baru luncurin menu Rendang yang mungkin bisa jadi ajang melepas rindu sama Indonesia.

Taipei.  8 April 2019

 

Berbagi Pengalaman Cara Legalisir Dokumen di Kemenkumham (Sistem Online)

Lobby utama dan mesin antrian disebelah meja resepsionis. Disini kita akan dipandu oleh petugas jenis antrian apa yang tepat untuk kita. WAJIB SIAPKAN E-KTP ya

Penampakan lobi utama dan mesin antrian di sebelah meja resepsionis. Disini kita akan dipandu oleh petugas jenis antrian apa yang tepat untuk kita. WAJIB SIAPKAN E-KTP ya

 

Kali ini saya akan berbagi pengalaman sewaktu urus legalisir dokumen untuk keperluan visa ke Taiwan. Ini merupakan salah satu syarat dari TETO untuk penerbitan visa resident yang wajib melampirkan beberapa dokumen dengan legalisir kemenkumham.

Sebelumnya, saya pernah mengurus dokumen untuk suami (akhir tahun 2017), waktu itu sistem masih offline (setiap dokumen disubmit dan dilampirkan secara fisik kemudian menunggu selama beberapa hari), namun saat saya mengurus pada tahun 2018, ternyata sistemnya sudah berubah menjadi semi online.

Lokasi Pelayanan Legalisir Dokumen

Banyak yang terkecoh dan salah alamat ketika akan mengurus legalisir kemenkumham dengan datang ke alamat yang di Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan. Padahal, lokasi terbaru berada di kawasan Cikini, link pengumuman resmi bisa dilihat di sini.

Alamat : Gedung Cik’s, Jalan Cikini Raya No 84-86, Menteng, Jakarta Pusat. (Link Google Map)

Patokannya ada di seberang pom bensin pertamina Cikini (sebelah KFC), kira-kira 350 meter dari stasiun Cikini.

Penampakan gedung dari pintu gerbang. Tepat diseberang pom bensin cikini (Dari stasiun cikini jalan kaki saja)

Penampakan gedung dari pintu gerbang. Tepat diseberang pom bensin cikini (Dari stasiun cikini jalan kaki saja)

 

Dokumen yang Perlu Disiapkan

Dengan adanya layanan online ini, kita dipermudah dengan tidak harus melampirkan materai dan fotokopi dokumen seperti sebelumnya. Yakni, hanya bawa dokumen asli yang akan dilegalisir, jangan lupa bawa E-KTP.

Perlu diingat kalau dokumen yang dikeluarkan oleh non pemerintah harus memiliki cap legalisir dari notaris ya. Dalam kasus saya, ada dua dokumen untuk keperluan membuat visa residen Taiwan, yaitu berkas medical checkup dan buku imunisasi anak.

Lihat postingan saya sebelumnya : Pengalaman Legalisir Dokumen Medical Checkup dan Buku Imunisasi Anak ke Notaris

Jika memang butuh fotokopi, di basement gedung terdapat layanan fotokopi gratis. Sebelumnya saya kira masih pakai sistem lama (submit dokumen asli, fotokopi, materai, tunggu 3-5 hari), jadi saya datang langsung tanya tukang fotokopi yang akhirnya tidak digunakan.

Tempat fotokopi gratis di basement gedung cik's kemenkumham

Tempat fotokopi gratis di basement gedung cik’s kemenkumham

 

Loket yang tersedia di Kemenkumham. Untuk legalisasi ada di loket 1 dan 2.

Loket yang tersedia di Kemenkumham. Untuk legalisasi ada di loket 1 dan 2.

Tumbler Friendly karena bisa isi minum gratis (ada gelas juga)

Ini Loket Bank BNI. Oh iya, tempat ini Tumbler Friendly karena bisa isi minum gratis (ada gelas juga)

Loket Bank Jawa Barat (Tepat disebelah loket BNI. ada di dalam gedung Cik's) Jadi memang bayar-bayar disini ya.

Loket Bank Jawa Barat (Tepat disebelah loket BNI. ada di dalam gedung Cik’s) Jadi memang bayar-bayar disini ya.

Pak satpam yang merangkap kerjanya bantu pemohon buat isi form. Biasanya ada yang pegawai (kayak magang) gitu.

Pak satpam yang merangkap kerjanya bantu pemohon buat isi form. Biasanya ada yang pegawai (kayak magang) gitu.

Urutan Proses Legalisir Kemenkumham

Meja untuk isi formnya

Meja untuk isi formnya

Ini karena masih rada pagi, jadi sepi. Biasanya siangan dikit udah mulai banyak calo yang kalau isi form bisa lama banget ngantrinya euy.

Ini karena masih rada pagi, jadi sepi. Biasanya siangan dikit udah mulai banyak calo yang kalau isi form bisa lama banget ngantrinya euy.

  1. Melakukan registrasi dan mengambil nomor antrian (bilang ke resepsionis mau legalisir), kasih KTP (harus sudah e-KTP ya).
  2. Menuju komputer untuk input data dokumen yang akan dilegalisir, sebenarnya ini bisa dilakukan di rumah, tinggal buka aja link web legalisasi berikut ini. (pilih menu “Pemohon”)Step 2 - Klik Register untuk memulai, nanti kalau untuk pengecekan status dan nambahin dokumen yang akan dilegalisir tinggal login
  3. Isi data secara lengkap, registrasi.
  4. Aktivasi akun dengan mengecek inbox atau spam di email yang didaftarkan.

    Klik aktivasi

    Klik aktivasi

  5. Login menggunakan username dan password yang sudah dibuat sebelumnya
  6. Pilih menu Permohonan yang ada pada menu sisi kiri. Kemudian pilih “Buat Permohonan”, di sini anda akan diminta untuk memasukkan data diri secara lengkap.
  7. Masukkan data dokumen yang ingin anda legalisir secara lengkap dengan foto/scan dokumen yang akan dilegalisir.

    Masukkan data secara lengkap, jangan sampai salah pilih nama pejabat karena mungkin ada nama yang sama

    Masukkan data secara lengkap, jangan sampai salah pilih nama pejabat karena mungkin ada nama yang sama

  8. Setelah Simpan dan Lanjutkan, cek kembali dokumen anda. Sampai tahap ini anda tinggal menunggu status verifikasi oleh pihak kemenkumham. Status bisa dicek via website atau aplikasi.
  9. Kalau sudah terverifikasi anda tinggal membayar ke teller bank yang tersedia di sana dan menuju ke loket pengambilan stiker legalisir, yaitu stiker yang berisi tanda tangan pejabat kemenkumham untuk ditempel di dokumen yang akan anda legalisasi.
Waktu itu saya hanya urus dua dokumen saja. Jadi stikernya pun dapat dua

Waktu itu saya hanya urus dua dokumen saja. Jadi stikernya pun dapat dua

Di kantor kemenkumham ada beberapa petugas yang siap menolong anda jika mengalami kesulitan. Saran saya, anda membawa laptop sendiri karena jika sedang ramai, anda harus mengantri untuk menginput data dan dokumen. Anda juga bisa menginput dari rumah jika sehingga saat di kantor kemenkumham hanya tinggal ambil dokumen.

 

3 Jam Jadi?

Waktu itu ngurus masih soft launching, jadi belum bisa sehari jadi.

Waktu itu ngurus masih soft launching, jadi belum bisa sehari jadi.

Kalau waktu itu sih kebetulan baru diluncurkan pelayanan 3 jam dokumen legalisasi jadi. Tapi nampaknya karena satu dan lain hal (mungkin adaptasi prosedur kerja), dokumen tidak bisa jadi pada hari yang sama.

Kalau dulu bentuk legalisasinya adalah stiker berwarna pink yang ada tanda tangan pejabatnya. Saat ini kemenkumham mengeluarkan stiker legislasi dalam bentuk plastik bening bertanda tangan yang kita tempel sendiri.

Semoga pelayanan kedepan lebih baik lagi.

Jadi habis dari sini kemana? Yes, Kemenlu alias Kementerian Luar Negeri di kawasan Gambir.

Semangat buat teman-teman yang lagi urus ini semua yaa! Badai pasti berlalu hehe.

Pengalaman Urus Legalisir Buku Nikah di KUA Kecamatan Beji dan Kementerian Agama

_20180509_134650

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman waktu mengurus legalisir dokumen buku nikah di Kecamatan Beji Depok dan Kementerian Agama. Dokumen ini diperlukan sebagai salah satu syarat untuk pengajuan istri yang hendak tinggal bersama suami yang bekerja di Taiwan. Sebelumnya ada agen yang menawarkan bantuan, namun ia bilang saya belum tentu/tidak bisa dapat visa resident, dan dianjurkan membuat visa visitor saja. Akhirnya saya hubungi pihak TETO (yang mengeluarkan visa ke taiwan, bahwa saya bisa mendapatkan visa resident dengan beberapa persyaratan tambahan, salah satunya buku nikah).

1. Legalisir Buku Nikah di KUA Kecamatan Beji – Depok

Tanggal Pengurusan Dokumen: Rabu, 9 Mei 2018

Kantor Kantor Urusan Agama Kecamatan Beji Depok

Kantor Kantor Urusan Agama Kecamatan Beji Depok

[Read more…]

Pengalaman Membuat SKCK di Mabes POLRI untuk Kelengkapan Visa Resident Taiwan

Tanggal urus dokumen SKCK : Rabu, 25 April 2018

Kali ini saya akan memberikan pengalaman saat mengurus SKCK di Mabes POLRI. Sebagai informasi, untuk persyaratan pembuatan visa resident, SKCK wajib keluaran Mabes POLRI dan tidak bisa diurus di tempat lainnya. Namun, Saya pernah bertemu teman yang sama-sama ingin membuat Visa Resident Taiwan, dia membuatnya di Polsek (kalau tidak salah di Medan), dan dia tinggal menunjukkan surat itu saat di Mabes POLRI dan ambil sidik jari.

Kalau kita baca di webnya, sebetulnya kita bisa urus SKCK ini secara online juga lho, namun penjelasan artikel kali ini saya akan jelaskan berdasarkan pengalaman saya ya, yaitu dengan cara registrasi langsung. Kira-kira begini urutannya:

  1. Mempersiapkan dokumen yang diperlukan
  2. Membuat Rumus Sidik Jari di Gedung INAFIS
  3. Registrasi ke Loket Pembuatan SKCK
  4. Selesai

Durasi proses tergantung seberapa banyak antrian pada saat anda mengurusnya ya 🙂

1. Mempersiapkan Dokumen yang diperlukan (Warga Negara Indonesia):

Berikut ini merupakan persyaratan yang wajib anda bawa saat mengurus SKCK atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian.

  1. Akta Lahir asli dan fotokopi 1 lembar
  2. Kartu Keluarga dan fotokopi 1 lembar
  3. Kartu Tanda Penduduk dan fotokopi 1 lembar
  4. Paspor dan fotokopi 1 lembar
  5. Pas Foto Ukuran 4 x 6 berwarna dan berlatar belakang warna merah (Saya kemarin terpakai 6 Lembar, sebaiknya bawa lebih untuk jaga-jaga).

2. Membuat Rumus Sidik Jari di Gedung INAFIS

INAFIS merupakan kependekan dari Indonesia Automatic Finger Print Identification, sebuah divisi yang berfungsi dalam penyediaan informasi seseorang melalui sidik jari mereka. Ya mungkin kalau di rumah sakit semacam rekam medis kali ya? (sotoy). Jadi kantor Mabes POLRI itu besar banget dan gedungnya terpisah berseberangan antara loket registrasi pembuatan SKCK dan tempat untuk merekam sidik jari kita. Jangan khawatir, disana para petugas sangat ramah dan informatif untuk memberikan petunjuk kepada kita.

Bangku RUang Tunggu di Gedung INAFIS

Bangku Ruang Tunggu di Gedung INAFIS

[Read more…]

Pengalaman Legalisir Dokumen Medical Checkup dan Buku Imunisasi Anak ke Notaris

Berikut ini saya akan menjelaskan pengalaman saya waktu mengurus Waarmerking atau legalisir dokumen medical checkup dan buku imunisasi anak sebagai persyaratan sebelum minta legalisir TETO. Dokumen ini merupakan syarat wajib untuk pembuatan visa resident ke Taiwan.

Setelah saya baca-baca, ternyata legalisir itu beda dengan Waarmerking, pantas saja petugas legalisir TETO memberi catatan berulang kali untuk memastikan bagaimana perlakuan legalisir yang dimaksud untuk dokumen Medical Checkup dan Buku Imunisasi Anak. Lalu apa bedanya:

Legalisir : Dokumen disahkan dan ditanda tangani di hadapan notaris, sehingga tanggal legalisir sama dengan tanggal dokumen tersebut.

Waarmerking : Dokumen tersebut diregistrasikan dalam buku catatan notaris karena dalam dokumen tersebut sudah dibubuhi tanda tangan oleh pihak-pihak yang bersangkutan.

Penampakan Kantor Notaris Dewi Palupi (Sumber foto: Google Map)

Penampakan Kantor Notaris Dewi Palupi, (Sumber foto: Google Map)

[Read more…]

Pengalaman Medical Checkup dan Vaksin sebagai Persyaratan Visa Resident Taiwan

Kali ini saya akan berbagi pengalaman waktu mengurus tes kesehatan dan suntik vaksin (23 April 2018) sebagai salah satu syarat untuk penerbitan visa resident Taiwan. Bagi anda yang sekadar mengunjungi Taiwan untuk liburan, tahapan ini tidak perlu anda lakukan. Untuk lebih lengkap mengenai persyaratan dokumen yang harus disiapkan, silahkan kunjungi website resmi TETO (Taipei Economic and Trade Office) di sini.

Sayangnya, dalam link diatas tidak tertera untuk visa resident bagi istri yang akan menetap karena suami bekerja di Taiwan. Saya pun harus menelepon TETO untuk memastikan dokumen apa saja yang perlu disiapkan. Medical checkup yang harus diserahkan nanti adalah medical checkup dengan format “Form B”.  Soalnya kalau untuk visa kerja, formatnya beda lagi ya.

Format B Medical Checkup Jika Anda Ingin Membuat Visa Resident

Format B Medical Checkup Jika Anda Ingin Membuat Visa Resident

Bagi yang belum tahu, TETO adalah kantor perwakilan yang memiliki kewenangan dalam hal penerbitan visa ke Taiwan. Mengapa tidak di kedutaan Taiwan? karena Indonesia hanya mengakui satu negara Cina yaitu Cina Daratan. Sehingga Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan negara Taiwan.

[Read more…]

Pengalaman Membuat Paspor untuk Anak (Bayi 7 Bulan) di Depok

Kali ini saya bakalan share pengalaman pas bikinin paspor buat anak saya yang saat pembuatan paspor kemarin berusia 7 bulan. Paspor yang dibuat jenis paspor biasa ya, bukan e-paspor, karena kantor imigrasi Depok hanya melayani paspor jenis biasa. Berikut 6 langkah yang saya lakukan saat membuat paspor untuk anak di kantor imigrasi Depok:

  1. Siapkan dokumen persyaratan untuk anak usia dibawah 17 tahun.
  2. Booking tanggal untuk urus paspor pakai aplikasi antrian online.
  3. Tunjukkan lembar barcode antrian saat datang ke kantor imigrasi sesuai tanggal yang tertera.
  4. Tunggu panggilan untuk pengecekan kelengkapan dokumen.
  5. Tunggu panggilan untuk sesi wawancara dan pengambilan pas foto.
  6. Bayar pembuatan paspor via Pos Indonesia yang mangkal di depan kantor.
  7. Ambil paspor 3 hari (kerja) kemudian, atau minta dikirim via pos.

1. Siapkan dokumen persyaratan untuk anak usia dibawah 17 tahun

Semua dokumen harus ada yang ASLI dan FOTOKOPI-nya ya. Trus semua dokumen harus dalam kertas A4 (JANGAN DIPOTONG). Oh iya, sebetulnya kedua orang tua itu harus ada pas bikin paspor anak, tapi kalau emang misalnya sang ayah nggak bisa ambil cuti kantor, wajib lampirin surat pernyataan tidak bisa datang. Berikut penjelasannya:

  • KTP kedua orang tua (harus e-KTP ya), ini juga cara fotokopinya jangan sampai salah ya, jadi peletakan KTP ayah dan ibunya HARUS DALAM SATU LEMBAR atas bawah.
  • Kartu keluarga.
  • Buku Nikah Orang Tua, ini juga harus dalam satu lembar ya, yang atas itu halaman yang ada fotonya, bawahnya yang halaman data kedua orang tua.
  • Akta kelahiran anak.
  • Paspor kedua orang tua, formatnya sama kayak fotokopi KTP, peletakan atas bawah yang halaman ada fotonya, atas bawah.

    format fotokopi dokumen paspor, jangan sampai salah ya biar ga ribet suruh motokopi ulang

  • Surat pernyataan orang tua  + Materai 6.000. Ini tiap kantor imigrasi punya format yang beda-beda. Kemarin saya pakai format hasi googling, ternyata sampai sana salah, akhirnya suruh ganti sama pak satpam dan dikasih surat dengan format yang benernya. Kenapa nggak download di webnya? yes, waktu itu web-nya error (404 something lah). Ini format suratnya, silahkan download formatnya di link berikut  surat-pernyataan-kedua-orang-tua.
  • Surat pernyataan orang tua tidak datang + Materai 6.000. Ini kemarin saya juga pakai format dari kantor imigrasi lain, ternyata sampai sana salah dan suruh ganti juga. Silahkan download format suratnya di link berikut Surat-Pernyataan-Orang-Tua-Tidak-Datang

Catatan: Berhubung waktu itu ayahnya keburu dinas ke luar kota, dan surat yang sebelumnya udah saya siapin pakai ttd suami asli disuruh ganti, akhirnya saya terpaksa malsuin tanda tangan suami deh pakai format yang baru. Reminder lagi ya, dokumen semua di fotokopi di kertas full A4, kayak KTP gitu gausah dipotong.

2. Booking tanggal untuk urus paspor pakai aplikasi antrian online.

Proses ini lumayan bikin drama karena ribeds. Mulai 2017 kemarin, kita nggak bisa asal dateng aja ke kantor imigrasi buat bikin paspor. Semua harus daftar dulu buat antri via online. Kamu bisa daftar via websitenya atau via aplikasi android/ios.

Waktu saya buka website, itu tanggal full semua sampai sekitar dua bulan kedepannya. Akhirnya coba install aplikasinya, ternyata sama aja!. Keder ya kan, masa harus ke kantor imigrasi bandara soetta sih, jauh kan dari depok. Akhirnya coba hubungin Customer Support (CS) nya imigrasi via whatsapp.

Responnya juga agak lama, yah Alhamdulillah akhirnya dijawab juga sih, nanya-nanya ini gimana kok full terus. Katanya sih suruh sering refresh aja, nanti kalau muncul tanggal yang masih ada kuota, langsung daftar. Nggak lama, diinfo katanya ada tanggal tersedia, saya langsung buruan buka appsnya.

Dari situlah saya kenapa nulis persiapan dokumen di awal. Karena pengalaman saya, pas dikasih tau ada kuota kosong itu hari senin, ternyata yang tersedia tanggalnya dua hri setelahnya alias hari rabu-nya.

Ini prosesnya abis install apps-nya di android gampang kok. Cuma masukin nama lengkap anak kita aja sebagai pemohon, sama NIK (liat di KK), nanti kita dapet kode booking, sama keterangan kita harus dateng jam berapa. Saya ngeprint biar nanti gak ribet-ribet harus ngasih liat HP.

sumber gambar : ashtravelling.com

sumber gambar : ashtravelling.com

Baca yang teliti ya :)

Baca yang teliti ya 🙂

3. Tunjukkan barcode antrian saat datang ke kantor imigrasi sesuai tanggal yang tertera.

Registrasi dan minta nomor antrian di pos satpam

Registrasi dan minta nomor antrian di pos satpam

Datang ke  kantor sesuai waktu dan alamat yang tertera di jadwal. Waktu itu saya hadir sebelum pintu gerbang dibuka. Sebelum kita bisa masuk ke dalam Kanim, seluruh berkas akan di cek di pos satpam dan kita akan diminta untuk mengisi formulir pengajuan paspor.

Setelah isi formulir, kita baru akan diberikan nomor antrian berupa name tag yang wajib dikalungkan dan dipersilahkan untuk masuk ke dalam gedung. Karena kemarin ada beberapa surat yang salah format, saya diberikan format surat yang benar dari pak satpam. Saya melengkapi formulir dan isian surat di warung yang ada di depan kanim. Disana juga tersedia materai dan beberapa alat tulis untuk membantu pengisian.

Kalau ada format fotokopi yang salah atau kurang, di dalam area gedung kanim terdapat koperasi yang menyediakan layanan fotokopi. Namun biasanya harga diatas standar (lebih mahal) dan harus mengantri jika sedang ramai.

4. Tunggu panggilan untuk pengecekan kelengkapan dokumen.

Antrian pertama untuk verifikasi dokumen oleh petugas imigrasi

Antrian pertama untuk verifikasi dokumen oleh petugas imigrasi

Setelah mendapatkan kalung nomor antrian, kita tinggal menunggu berkas di cek kelengkapannya oleh petugas imigrasi. Kalau di pos satpam tadi, hanya ‘screening‘ awal saja supaya yang masuk hanyalah mereka yang benar-benar sudah siap.

Setelah nomor kita dipanggil, kita harus menunjukkan barcode antrian online dan seluruh kelengkapan dokumen. Proses tidak sampai 5 menit, kemudian kita akan diberikan nomor lagi untuk masuk tahap interview dan foto.

5. Tunggu panggilan untuk sesi wawancara dan pengambilan pas foto.

Ruang sebelah kiri tempat wawancara dan foto

Ruang sebelah kiri tempat wawancara dan foto

Setelah nomor dipanggil, kita masuk ke ruangan khusus untuk wawancara dan foto. Kita akan diarahkan ke meja petugas yang kosong untuk proses penginputan data dan wawancara terlebih dahulu.

Tidak perlu tegang karena kemarin saya hanya verifikasi data untuk diinput ke komputer secara manual. Jika sudah e-ktp tentu proses sudah lebih cepat karena data otomatis keluar semua. Berhubung anak saya belum ada e-KTP (meski sudah punya KIA), jadi data-data ya manual lagi diinput sambil nanya-nanya ke saya. Formulir yang sebelumnya saya isi pun sepertinya hanya untuk berkas saja karena pak petugas isi data anak dari akte lahirnya langsung.

Proses ini tidak terlalu lama (sekitar 10-15 menit), sambil ditanya-tanya dalam rangka apa memangnya pembuatan paspor ini. Setelah itu, kita antri untuk pengambilan foto paspor, didalam ruangan tersebut disediakan tempat duduk untuk menunggu nama kita dipanggil.

Saya menunggu lumayan lama (15-20 menit), setelah dipanggil petugas foto, disini juga kita ditanya-tanya sebentar untuk verfikasi data dan tujuan pembuatan paspor. Foto paspor wajib berlatar bekalang putih jadi bayi tidak bisa dipangku dan harus diposisikan sedemikian rupa supaya tubuh kita tidak menutupi background putih.

Setelah memilih foto yang paling oke diantara beberapa jepretan, kita akan diberikan resi pembayaran pembuatan paspor yang bisa dibayarkan via Pos Indonesia atau bank lainnya. Saya memilih via pos karena mobilnya mangkal di depan kanim.

6. Bayar pembuatan paspor via Pos Indonesia yang mangkal di depan kantor.

Foto mobil pos indonesia yang mangkal, diambil warung seberang kanim tempat saya numpang isi formulir sebelum dapat no antrian ke pos satpam

Foto mobil pos indonesia yang mangkal, diambil warung seberang kanim tempat saya numpang isi formulir sebelum dapat no antrian ke pos satpam

Mobil pos indonesia terdapat persis di depan pos satpam. Serahkan resi dari imigrasi dan uang tunai Rp. 355.000 untuk biaya paspor. Setelahnya, kita akan mendapatkan ibukti pembayaran dan jadwal kapan paspor bisa diambil. Pos Indonesia menawarkan layanan pengantaran paspor, dan tanpa pikir panjang saya menggunakan jasa mereka.

7. Ambil paspor 3 hari (kerja) kemudian, atau minta dikirim via pos

IMG_20171213_102401

Informasi jika anda ingin mengambil sendiri ke kanim. Nantinya anda tinggal menyerahkan bukti pembayaran ke loket khusus yang ada di sisi sebelah kiri gedung kanim. Waktu pembuatan paspor saya sendiri, saya juga datang langsung dan tinggal menyerahkan bukti bayar plus menunjukkan KTP asli.

Untuk yang ingin diantar ke rumah menggunakan jasa pos, kita akan diminta untuk mengisi formulir khusus dengan tanda tangan diatas materai 6.000. Mungkin ini untuk bukti ke kanim kalau  emang bener-bener kita yang request. Proses pengiriman dimulai dari 3 hari kerja setelah paspor jadi.

Lama pengiriman untuk Jabodetabek 1-2 hari, dan kita diberikan no telp petugas pos jika sewaktu-waktu ingin konfirmasi kalau belum sampai. Selain itu, kita juga dijelaskan mekanisme saat menerima paspor, harus memberikan beberapa fotokopi identitas (KTP ortu dan akta kelahiran) kepada kurir. Hal ini untuk memastikan bahwa paspor diberikan kepada orang yang tepat.

Biayanya pengirimannya Rp. 27.000 dan itu udah termasuk materai.

Horee, dah jadi

Horee, dah jadi

Informasi lainnya yang mungkin akan bermanfaat:

  1. Usahakan datang tepat waktu dan dokumen sudah lengkap sehingga bisa lebih awal dapat nomor antrian.
  2. Proses saya sendiri (plus bolak balik ganti surat-surat dan isi formulir) bikin saya kebagian antrian lebih lama, padahal datang pas belum buka. Jadi datang jam 08.00 WIB selesai semua sekitar jam 12.00 WIB. Itu udah sampai bayar ya.
  3. Bawa alat tulis sendiri seperti pulpen, tipe-x dan materai biar lebih efisien.
  4. Bagi ibu-ibu bawa bayi, tersedia ruang laktasi untuk menyusui.
  5. Disediakan aqua gelas gratis buat pengunjung, well sebenernya ada corber buat ngopi-ngopi tapi pas saya dateng nggak digelar hehe.
  6. Siapkan uang cash untuk bayar via pos indonesia Rp. 355.000,- biar nggak usah cari-cari ATM
  7. Kanim Depok tidak hanya melayani warga yang ber-KTP Depok, jadi dari mana aja bisa urus disini ya.
  8. Gunakan pakaian yang sopan, jangan pakai kaos oblong, sendal jepit dan celana pendek ya. Pakailah jilbab atau atasan (kemeja) dengan warna selain putih.
  9. Website kanim Depok yang bahas tentang paspor : http://depok.imigrasi.go.id/?page_id=45921
  10. Jam Pelayanan: Senin – Kamis : Pukul 7.30 – 16.00, Jumat : Pukul 7.30 – 16.30, Sabtu-Minggu : Libur
  11. Alamat : Jalan Boulevard Raya Komplek Perkantoran Pemda Depok Grand Depok City Kota Depok
Pas lagi antri wawancara dan isi data ke sistem

Pas lagi antri wawancara dan isi data ke sistem

Antri pas mau nunggu dipanggil buat foto

Antri pas mau nunggu dipanggil buat foto

 

IMG_20171213_102211_1

IMG_20171213_102219

Loket pos indonesia

Koperasi tempat fotokopi, antriii

Koperasi tempat fotokopi, antriii

Alhamdulillah seneng sekarang pelayanan jauh lebih baik ketimbang beberapa tahun lalu pas saya bikin paspor. Selain lebih rapi, teratur dan bersih, seneng aja gitu jadi nggak banyak calo. Wong pas ambil antrian aja muka kita dipoto, jadi pas di LCD antrian nampilin muka kita loh. Good Job! semoga segera bisa melayani e-paspor ya!

Depok, 16 Februari 2018